Buku ini begitu HITS, AJAIB dan AMPUH, kenapa?

IMG_20180425_105256_074Uji kompetensi perawat atau Ners (UKNI) tidak boleh dipandang sebelah mata lagi. Ini dikarenakan banyaknya peserta yang tidak lulus uji kompetensi. Data statistik menunjukkan bahwa di tahun 2017 pada ujian bulan Agustus kemarin yang lulus uji kompetensi hanyalah 40% an. Ini artinya masih tersisa 60 % Peserta yang tidak lulus uji kompetensi. Dari Peserta yang berjumlah lebih 20 ribuan ini yang lulus kurang lebih hanya 8 ribuan peserta saja. Artinya masih tersisa kurang lebih 16 ribuan peserta yang belum Lulus atau belum Kompeten. Sehingga banyak Perawat memberikan penilaian bahwa uji kompetensi sebagai momok menakutkan. Saat ini pagi perawat Lulus uji kompetensi adalah keharusan, karena untuk bisa bekerja dalam lingkup pelayanan di rumah sakit, Wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Sedangkan untuk memperoleh STR, maka wajib melewati dan LULUS Uji Kompetensi. Sehingga mau tidak mau suka tidak suka Perawat diwajibkan lulus uji kompetensi.

Inilah yang mendasari sebagai Pemerhati Perawat di Indonesia, ini sangat memperihatinkan. Tidak jarang seorang perawat harus mengeluarkan biaya yang berkali lipat untuk bisa mengikuti uji kompetensi. Sebut saja salah seorang peserta bimbingan Uji Kompetensi yang berasal dari pedalaman Indonesia, pernah bercerita dia harus menghabiskan biaya kurang lebih 10 jutaan dalam sekali ujian. Biaya ini merupakan akumulasi dari biaya perjalanan/pesawat, akomodasi di kota, makan dan lainnya. Sehingga jika diakumulasikan menghabiskan biaya 10 jutaan dalam sekali ujian. Dan orang ini telah gagal ujian sebanyak 3 kali. Bisa dibayangkan berapa biaya yang dihabiskan sejauh ini oleh peserta untuk uji kompetensi? Ini baru satu contoh saja.
Jadi tidak heran Uji Kompetensi dianggap momok yang menakutkan. Sehingga muncul pertanyaan dalam benak bagaimana caranya supaya bisa meningkatkan Kelulusan Uji Kompetensi Perawat ini? Apa yang harus dilakukan Peserta agar bisa lulus Ukom?
Berdasarkan riset penulis, salah satu yang menyebabkan Peserta “Tergelincir” saat Ujian adalah karena Belajar dari Buku atau Soal-soal yang tidak Terstandar Uji Kompetensi. Atau karena Soal-soal dalam buku yang dipelajari itu belum tereview.
Olehnya itu di tengah kegelisahan ini, muncullah ide, dan solusi. Inilah yang melatarbelakangi kenapa bisa begitu fenomenal buku 100 JURUS Menaklukan Uji Kompetensi ini.

Filosofi judul bukunya, bermaksud bahwa ada 100 JURUS, yang mana jika 100 JURUS ini diterapkan dengan baik atau dipahami dengan baik maka kami meyakini perawat itu akan LULUS atau Kompeten. Itulah mengapa buku 100 JURUS Menaklukan Uji Kompetensi menjawab kegalauan Peserta Uji Kompetensi Perawat yang takut bahkan khawatir dalam menghadapi Uji Kompetensi. Buku ini tidak hanya berisi JURUS (Tips dan trik Ukom) namun penuh dengan soal-soal yang telah TEREVIEW atau Terstandar Uji Kompetensi. Lebih dari 1000-an soal Terstandar Uji Kompetensi. Baik dari D3 Perawat maupun untuk Ners. Buku ini telah menjadi BestSeller dan terproduksi hingga mencapai ribuan buku. Buku ini tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Sabang hingga Merauke.
Ini menjadi kesyukuran kepada penulis, karena mampu menjawab tantangan dan mampu meningkatkan Kelulusan Peserta uji kompetensi. Yang memahami dengan baik isi buku ini akan Kompeten. Dan itu telah terbukti.

Inilah Buku TERBARU NEW 100 JURUS Menaklukan Ukom, KOMPLIT, Paling HITS, dan lain dari yang lainnya.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s